by

Melalui Kebersamaan Petani Tebu Kemitraan Dengan PG Jatitujuh Sukses Giling bagi Warga Penyangga

Majalengka, KN

Selamatan giling dan tebang PG. Jatituh  dan Subang Tahun 2019, di hadiri, oleh Polres Majalengka, Dandim Majalengka, Dinas pertanian dan peternakan Kabupaten Majalengka,  Muspika, Kecamatan Jatitujuh, Asosiasi petani tebu rakyat, Karyawan PG. Jatitujuh, para Alim Ulama, para tokoh Masyarakat, para kuwu atau kepala desa, baik dari majalenka mapun dari kabupaten Indramayu, petani tebu kemitraan, kelompok tani, ketua Bumdes, jajaran direksi PT rajawali II,  dan undangan yang lainnya Rabu 26/6/2019.

Ditahun pertama ini Pabrik Gula Jatitujuh meluncurkan program kemitraan di seluruh areal PG. Jatitujuh. Program kemitraan ini diawali dengan perjanjian yang didalamnya ada lima pihak yang menandatangani yaitu General manager Pabrik Gula Jatitujuh, Bumdes, Petani,  ketua Kelompok Tani dan Kepala Desa, “Direktur Utama PT PG Rajawali II Audry Jolly Lapian yang akrab disapa Jolly menjelaskan.

Ketua kelompok tani ini tugasnya adalah mengkordinir para petani atau penggarap yang  bertanggung jawab kepada seluruh kegiatan. Kalau kegiatannya langsung dilakukan oleh pihak PG tenaganya sangat terbatas, sehingga dibentuklah kelompok tani. Dengan adanya kelopok tani ini pengawasanya akan lebih baik,  pelaksanaan kegiatan setiap tahapan juga akan lebih baik,“ katanya.

Walaupun dalam kegiatan budidaya tebu kemitraan dimulai bulan oktober 2018, namun perubahannya sangat luar biasa, kami dari PT Rajawali II memberikan aprisiasi kepada seluruh petani tebu kemitraan PG. Jatitujuh, yang mempunyai semangat tinggi, sehingga tanamanya bagus-bagus. ini membutikan keseriusan petani tebu kemitraan rasa memilikinya.

Perubahan yang terjadi setelah dibangunya kemitraan denga warga penyagga  bisa kita lihat seluruh tanaman tebu daunnya hijau ranau, walaupun ada yang produksinya rendah akan tetapi kesehatan tanaman tebu merata itu yang membangakan pihak kami PT Rajawali II PG jatitujuh, dalam hal ini kami akan terus mendorong  budidaya tebu kemitraan kedepan agar lebih baik lagi,” katanya.

Lanjut Jolly. Katika ada pertemuan dipemda Kabupaten Indramayu, yang pada saat itu ada para kuwu, pak Camat, petani dan yang lainnya, Saya ditanya oleh ketua DPRD Kabupaten Indramayu,  H. Tofik hidayat SH, kemitraan ini kira-kira akan berjalan sampai kapan?,  saya menjawab Program kemitraan akan terus berjalan  selama Pabrik Gula masih berdiri selama Pabrik  Gula beroprsasi akan selalu ada kemitraan,“ ungkapnya.

Karena adanya pola kemitraan adalah salah satu solusi yang dapat mengatasi persoalan intrnal maupun external,  adanya pola kemitraan  sangat membatu bagi PG Jatitujuh Dalam rangka meningkatkan produktivitas gula, serta sebagai upaya pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang berada di Desa Penyangga, “katanya

Kalau dulu pola tanaman tebu pada saat ditangani  oleh pihak Pabrik Gula jatitujuh, sebagian masyarakat penyangga hanya sebagai pekerja. Tapi sekarang bekerja dilahan sendiri, dibayar untuk keluarga sendiri, dari bank yang telah diajukan dan pada saat panen akan mererima pembayaran hasil dari budidaya tanaman tebunya sendiri,” pungkasnya. (Llik rakiyah)

Comment

Kabar Nusantara News Feed