by

Hamili Anak Kandung, Polres Garut Tahan Pelaku Inses

Garut, KN.

Bejat memang kelakuan pria satu ini. Sebut saja UR alias Ujang (43) lelaki asal Kampung Cijati, Desa Sukaratu, Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut ini tega mencabuli anak kandungnya hingga hamil dan melahirkan seorang bayi perempuan. Atas perbuatannya Ujang pun ditahan di Mapolres Garut, Jawa Barat. Kasus cabul hubungan sedarah atau inses ini ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna mengatakan tersangka Ujang mengakui perbuatan mencabuli anak kandung yang kini berusia 15 tahun. “Ini dugaan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan yang dilakukan oleh seorang bapak terhadap anak kandungnya hingga menyebabkan korban hamil dan melahirkan seorang anak,” ujar Budi saat ekspose kasus pencabulan tersebut di Mapolres Garut, Jalan Sudirman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (2/7/2019).

Menurut Budi, Ujang sengaja mencabuli anak kandungnya. Perbuatan jahat tersebut dilakoni Ujang dengan cara memaksa. “Perbuatan tersebut dilakukan berulang kali di rumah pelaku. Korban ini dipaksa. Kebetulan korban tinggal bersama pelaku,” ujarnya.

Kini Ujang mendekam di ruang tahanan Mapolres Garut. Ia dijerat pasal berlapis akibat perbuatan bejatnya tersebut. “Kami jerat Undang-undang Perlindungan Anak juncto Pasal 64 KUHP,” ucap Budi.

Sebelumnya, Polres Garut mendalami motif seorang bapak yang mencabuli anak kandungnya sendiri hingga hamil dan melahirkan seorang bayi perempuan. Sejumlah saksi pun diperiksa polisi.

Kasatreskrim Polres Garut AKP Maradona Armin Mappaseng mengatakan saat ini kasus tersebut tengah ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Garut.

“Sampai saat ini kami masih melakukan pendalaman terkait motif kasus tersebut. Perkaranya sedang ditangani oleh Unit PPA,” ujar Maradona kepada wartawan di Polres Garut. Selasa (2/7/2019). Kasus hubungan sedarah atau incest ini terbongkar saat korban yang masih berusia 15 tahun melahirkan seorang bayi perempuan di RSUD dr. Slamet Garut, Sabtu 15 Juni 2019.

Keluarga yang curiga atas kelahiran bayi tersebut langsung menginterogasi korban. Hasilnya, diketahui bahwa yang menghamili korban adalah Ujang. Keluarga langsung lapor polisi pada Minggu (23/6). UR diamankan di kediamannya tidak lama setelah keluarga lapor polisi.

Menurut Maradona, UR yang berstatus duda setelah berpisah dengan istri sejak 5 tahun lalu itu mengakui perbuatannya. Kini UR sudah ditetapkan sebagai tersangka. “Ada sejumlah saksi yang diperiksa. Di antaranya ibu korban dan saudaranya,” kata Maradona.

Selain kasus diatas Polres Garut juga merelease dugaan tindak pidana persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak dibawah umur dengan tersangka J (44). Sementara korbannya ada LY (16). Atas perbuatannya tersangka J diancam hukuman 15 tahun penjara. (Biro Garut)

Comment

Kabar Nusantara Online