by

DPMPTSP Kabupaten Cirebon Diduga Lewati Seribu Pintu

Cirebon, KN Komunitas pemuda independen Cirebon (KOPI C) melayangkan surat untuk audiensi pada hari rabu 08 mei 2019 dengan instansi terkait perijinan kabupaten Cirebon DPMPTSP dalam surat tersebut berisikan sehubungan dengan kinerja dan kehadiran Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang lambat dan jarang berada di tempat dengan alasan yang tidak jelas sehingga terganggunya perijinan dan menghambat iklim investasi secara umum dan terhambatnya perijinan Moize Trade Center (MTC)

Rabu 08 mei 2019 Audiens berlangsung lancar dengan penjagaan sangat ketat dari kepolisian Polres cirebon, tidak segan-segan komunitas pemuda independen Cirebon (KOPI C) menggandeng Ormas Gibas dan LSM Gempitta juga puluhan elemen masyarakat dari Tegal gubug yang mana lokasi akan dibangunnya Moize Trade Center tersebut dalam audiensi cuma diwakili 15 orang yang masuk di dalam ruang audiensi kantor DPMPTSP ternyata apa yang diharapkan para audiens tidak sesuai yang diinginkan hanya diwakili oleh kasi dan kabid nya saja kepala Dinas Dpmptsp tidak ada di tempat dengan alasan mengunjungi tamu negara atas perintah Pj Bupati Cirebon,” katanya.
Dalam audiensi Taspin korlap Kopi C meminta kapan dan akan sampai kapan untuk bisa menerbitkan fatwa karena semua persyaratan sdh ditempuh semua H Jahrudien Malik biasa di sebut kidemang pamungkas juga ikut bicara ingin mendapat jawaban yang pasti jangan selalu di kasih angin syurga terus,di sisi lain juga ketua lsm Gempitta Aly Fiqsy arafat berkomentar sangat diduga kuat Dpmptsp kabupaten Cirebon bisa jadi akan seribu pintu tidak sesuai dengan yang namanya satu pintu alhasil setelah berembug disepakati waktu 30 menit untuk mendapat jawaban dari Dpmptsp
Dalam waktu senggang tersebut, para perwakilan audiensi memanfaatkan waktu tersebut sambil berdoa dan melaksanakan tahlilan yag dipimpin oleh ustad H. Syahroni dan dibacakan do’a oleh Ustad Cecep Dewa.
Alhasil setelah mendapat jawaban hanya di bikinkan selembar draf diterima Arifin ketua Gibas resort Cirebon bahwasanya dalam waktu singkat akan di tanda tangani oleh kepala Dinas untuk bisa melanjutkan ke sidang fatwa masih ditunggu atas kebenarannya mudah-mudahan bukan angin syurga lagi tapi akan nyata,”  pungkas Arifin.
Diamini oleh semua yg hadir disaksikan oleh pihak keamanan dari kepolisian dan polisi pamong praja yang ikut masuk menjaga di dalam ruangan audiens.

(Hasyim S)                                                                                                               

Comment

Kabar Nusantara News Feed